Novi Tri, Ibu Dandim Penyuka Selam dari Selayar

Novi Tri, Ibu Dandim Penyuka Selam dari Selayar

35
0

Komunitas konservasi, pegiat selam dan pemerhati pariwisata bahari di Kabupaten Selayar belakangan ini kian menebal semangatnya. Ada apa? Rupanya salah satu alasannya adalah karena telah hadir seorang pencinta laut, sosok yang peduli pada aksi konservasi dan kampanye penyelaman lingkungan.

Sosok tersebut adalah Ibu Dandim Selayar, Novie Tri K. Istri dari Letkol ARM Yuwono ini disebut sangat peduli dengan perlindungan lingkungan dan mencintai laut. Sebangun dengan misi suaminya yang ingin melindungi kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan Selayar untuk kemajuan bersama.


Ikut aktif mengkampanyekan pelestarian penyu (dok: Asri)

Hal tersebut diceritakan Asri, aktivis konservasi laut asal Selayar kepada NMN, 05/02/2020.

“Jangan menjanji Ibu Dandi aksi penyelaman. Anda akan ditagih terus,” kata Asri, pegiat konservasi di Kota Benteng yang juga bekerja untuk Balai TNTBR Selayar. Novie mempunyai lisensi atau sertifikat selam Advanced Open Water Diver 1911AS8018 dan sudah menjadi anggota klub selamSileya Scuba Divers.

Menurut Asri lantaran cintanya pada laut, setiap diajak oleh komunitas pegiat konservasi dan selam selalu datang.  Dia menyebut sejak suaminya bertugas di Selayar, Novie menjalin komunikasi dan akrab dengan aktivis kelautan dan pariwisata di Selayar. Novie disebut supel bergaul dan pandai mencipta suasana ceria.

“Orangnya asik sekali, suka humor sangat akrab dengan kawan-kawan Sileya Scuba Divers (SSD) dan komunitas selam di Selayar termasuk Balai TNTBR. Setiap diundang ikut acara kantor seperti sosialisasi atau kampanye lingkungan selalu datang,” puja Asri yang juga anggota SSD ini.

“Ibu Novie mengngatkan kami pada Ibu Nefra, mantan Dandim Selayar yangjuga sangat peduli dengan isu pelestarian penyu. Beliau sering ke Kampung Penyu dan ikut mengkampanyekan pelestarian penyu,” imbuh Asri.


Akrab dengan komunitas pegiat konservasi (dok:Asri)

Sementara itu, Zul Janwar, ketua SSD mengaku bangga dan termotivasi atas komitmen Ibu Dandim.

“Ini luar biasa memberi motivasi bagi kami untuk terus menerus mengkampanyekan konservasi kelautan dan perikanan di Selayar. Ibu Novie bisa menjadi simbol semangat generasi muda Selayar bahkan Indonesia tentang perlunya mengobarkan semangat pelestarian kekayaan dan keindahan laut kita,” tutup Zul yang juga ASN pada Dinas Kelautan dan Perikanan Selayar ini.

Apa yang disukai Ibu Dandim ini bisa jadi berbeda dengan perempuan lain yang enggan berpanas-panas di tepi laut, apalagi menyelam dan bisa berakibat kulit kelam serta mesti membopong tabung atau alat selam yang rada ribet dan berat. Tapi, nampanknya dia menikmati, dia enjoy aja.

Nah, bagaimana pembaca sekalian, mau ikut menyelam juga seperti Ibu Novie? Yuk ke Selayar!

Sumber : maritimenews.id

LEAVE A REPLY